Subandi: Pasar Pagi Harus Jadi Simbol Ekonomi Modern Samarinda
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi,
menilai pembangunan kembali Pasar Pagi Samarinda bukan sekadar proyek renovasi,
melainkan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Pasar ini harus
menjadi ikon baru kota, bukan hanya tempat berdagang, tapi juga pusat ekonomi
modern yang tertata, bersih, dan mampu menghasilkan pendapatan bagi
daerah," ujar Subandi, Sabtu (26/4/25).
Menurutnya, konsep baru
Pasar Pagi yang mengintegrasikan fasilitas hotel dan instalasi pengolahan air
limbah (IPAL) membuka peluang besar untuk mengembangkan sektor perdagangan
sekaligus pariwisata. Ia meyakini, pasar tersebut akan menjadi lebih dari
sekadar pusat jual beli, melainkan destinasi ekonomi yang representatif dan
berwawasan lingkungan.
Subandi juga menyoroti
pentingnya keberadaan IPAL dalam proyek ini sebagai bentuk komitmen terhadap
kelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas tata kota. Ia menilai, aspek
estetika dan ramah lingkungan harus menjadi standar baru, apalagi jika Pasar
Pagi diarahkan untuk memenuhi standar nasional.
Meski demikian, Subandi
mengingatkan Pemerintah Kota Samarinda agar tidak melupakan nasib para pedagang
yang terdampak selama masa pembangunan. Saat ini, para pedagang sementara
direlokasi ke beberapa lokasi seperti Pasar Grosir, Pasar Segiri, dan Pasar
Mesra. Relokasi ini, katanya, telah menyebabkan sebagian besar pedagang mengalami
penurunan pendapatan.
"Kita berharap
pembangunan bisa diselesaikan tepat waktu. Semakin lama proyek ini molor,
semakin berat beban yang harus ditanggung pedagang. Tapi kalau selesai sesuai
target dan dikelola dengan baik, ini akan menjadi investasi jangka panjang bagi
Samarinda," tegasnya.
Lebih jauh, Subandi berharap Pasar Pagi dengan wajah barunya
dapat menjadi simbol kemajuan Kota Samarinda sebuah pasar modern yang inklusif,
berkelanjutan, serta berpihak pada kesejahteraan masyarakat.(ADV )